Minggu, 30 September 2012
PATCHWORK
Apa itu patchwork
Patchwork atau kerajinan kain perca adalah gabungan dari potongan-potongan kecil kain yang dijahit sehingga membentuk potongan yang lebih besar. Karena umumnya patchwork kemudian menjadi lapisan atas dari sebuah quilt, maka kebanyakan dari kita menyebut patchwork sebagai quilt. Namun menurut definisi, quilt adalah lembaran kain yang terdiri dari tiga lapisan – lapisan atas, lapisan tengah berupa busa pelapis yang biasa disebut batting, dan lapisan bawah atau backing. Lapisan atas bisa dibuat dari potongan-potongan kain perca tapi bisa juga hanya dari selembar besar kain atau kain yang telah didekorasi dengan pola aplikasi. Ketiga lapisan ini kemudian dijahit dengan tangan atau mesin, atau jahit simpul dengan menggunakan benang, pita, atau benang sulam. Setiap teknik tersebut menghasilkan pola teksture dan desain tertentu yang khas pada quilt
Jenis kain
Kain
Jenis kain apa yang sebaiknya di gunakan?
Kain yang sangat umum digunakan untuk patchwork adalah kain katun. Di pasaran banyak pilihan kain katun, akan tetapi sangat disarankan untuk memakai kain katun yang diproduksi khusus untuk patchwork, bisa di beli di toko khusus quilting atau toko online. Karena kain-kain tersebut memang telah didesain untuk patchwork dan telah diperhitungkan tingkat penyusutan, tidak mudah pudar, tidak mudah robek. Perwarnaan relatif bagus dan bervariasi....
Mengapa kita harus memilih kain yang berkualitas bagus? Patchwork dan quilting merupakan kegiatan yang memakan waktu dan membutuhkan ketelatenan, dan juga kegiatan seni, sehingga investasi untuk kain merupakan sesuatu yang sangat berharga dan sepadan, karya kita akan tahan lama dan kelihatan indah.
Meskipun demikian, tidak tertutup kemungkinan kita dapat memakai jenis kain lain seperti sutra, saten, dll.
Hal-hal yang perlu dipertimbangkan ketika akan membeli kain adalah:
1. Patchwork yang akan kita buat mau digunakan sebagai apa ( sebagai wall hanging, bed cover, runner, art quilt)
2. Kemudahan perawatan
3. Daya tahan
Bolehkah menggunakan/mengkombinasikan dengan kain bekas? sah-sah saja, tapi yang harus diingat umur quilting kita tergantung dengan kekuatan kain tersebut, apabila kain tersebut robek, quilting kita sudah tidak bisa dipakai atau harus diperbaiki....
Untuk menentukan kain yang akan dibeli kita juga harus memahami pola dan warna kain yang tersedia di pasaran.
Secara umum dibagi atas :
1.Kain polos (biasanya dikenal sebagai solid color)
2.Kain berwarna
2.1. Monokromatik (motif kain dan dasar kain terdiri atas warna yang sama). Kadang-kadang kain monokromatik ini dalam penggunaannya juga bisa dianggap sebagai kain polos.
2.2. Warna warni
3.Kain bergambar
3.1. Bercorak besar
3.2. Bercorak kecil
3.3. Kain Batik
Bingung dan kalap, itu adalah reaksi yang umum bila kita pergi ke toko kain patchwork atau surfing di internet. Semua kain yang dipajang kelihatan bagus. Untuk mempermudah dan meminimalisir 'kesalahan' dalam membeli kain, sebelum kita membeli kain kita sudah harus punya rencana, proyek patchwork apa yang akan dibuat dan berapa kebutuhan masing2 kain. Seringkali ketika kita melihat kain, kelihatan bagus, namun setelah kita gunakan dalam proyek patchwork ternyata kurang bagus dan tepat (kurang fleksibel, karena warnanya, corak gambarnya terlalu besar atau terlalu kecil, dll).
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar